Kurikulum Pendidikan Antikorupsi, Rachmat Pontoh: Harus Dari Dasar

oleh -119 Dilihat
Rachmat Pontoh

Bomut, mediasulutgo.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bolmut mengadakan kegiatan penyususna kurikulum pendidikan antikorupsi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dengan tema “Membangun Generasi Baru Berintegritas dan Antikorupsi”.

Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Disdikbud tersebut dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Rachmat R. Pontoh, Kepala Dinas Dikbud Bolmut Sulha Mokodompis, Ketua Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Sulawesi Utara Haris Kay bersama Tim, Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolmut, serta para peserta Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Bolmut.

Pada kesempatan itu, Bupati Depri Pontoh, memlaui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda, Rachmat R. Pontoh, mengatakan bebrapa poin tentang pentingnya pendidikan anti korupsi.

“Pertama mempunyai fungsi kognitif, kedua mempunyai fungsi efektif dan fungsi psikomotor. Dari menambah wawasan, membentuk moral dan karakter sampai membentuk kesasaran diri,” ungkap Rachmat.

Sehingga kata Rachmat, kurikulum sekolah antikorupsi sesungguhnya sangat penting guna mencegah tindak pidana korupsi.

“Pendidikan antikorupsi harus diberikan sejak dini dan dimasukkan dalam proses pembelajaran mulia dari tingkat pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi,” lanjut Rachmat.

Dirinya berharap semua peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan menerapkannya kepada semua orang. “Terutama kepada seluruh peserta didik,” tutupnya. (YvG)