Scroll keatas untuk lihat konten
GORONTALOBOALEMO

Bupati Sherman Moridu Hadiri Pembinaan Desa Cinta Statistik

57
×

Bupati Sherman Moridu Hadiri Pembinaan Desa Cinta Statistik

Sebarkan artikel ini

BOALEMO, Mediasulutgo.com Penjabat Bupati Boalemo, Dr. Sherman Moridu, S.Pd, MM, turut hadir dalam acara Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang diselenggarakan di Hotel Grand Amalia pada Kamis, 5 Oktober 2023. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Asisten III Safrudin Lamusu, SE, MM, Kepala BPS Kabupaten Boalemo, Andi Idiel Fitri, serta pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Boalemo, Dr. Sherman Moridu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merujuk pada Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Menurutnya, peran desa sebagai satuan wilayah terkecil memiliki urgensi besar, di mana pemerintah desa dituntut untuk mampu menyelenggarakan kegiatan statistik di wilayahnya masing-masing.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Peran desa sangat penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan tingkat desa dan peningkatan pembangunan desa. Oleh karena itu, BPS sebagai pembina statistik sektoral merancang program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) untuk memberikan pembinaan statistik secara berkesinambungan dan menyeluruh kepada desa-desa yang terpilih,” kata Pj. Bupati.

Lebih lanjut, Dr. Sherman Moridu menyampaikan bahwa Desa Piloliyanga, yang terletak di Kabupaten Boalemo, terpilih menjadi salah satu Desa Cantik dari ribuan desa yang ada di Indonesia. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan, terutama dalam menyediakan data yang mutakhir melalui suatu sistem aplikasi bernama Profil Desa, yang bersifat mikro, serta aplikasi Sistem Informasi Pembangunan berbasis masyarakat.

“Melalui program Desa Cantik ini, kita berharap dapat memperoleh berbagai manfaat, terutama tersedianya data yang mutakhir pada suatu sistem aplikasi yaitu Profil Desa yang bersifat mikro dan aplikasi Sistem Informasi Pembangunan berbasis masyarakat yang dapat menghasilkan perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran, misalnya program pengentasan stunting,” ungkap Pj. Bupati Boalemo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *