BOLTARA,mediasulutgo.com — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Hal itu ditegaskan Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., saat membuka secara resmi Rapat Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 di Lantai III Kantor Bupati Boltara, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh, S.IP., Sekretaris Daerah dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta camat se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin menegaskan bahwa evaluasi SAKIP bukan sekadar agenda penilaian rutin, melainkan menjadi momentum strategis bagi seluruh perangkat daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja yang telah dilaksanakan.
Menurutnya, setiap OPD harus mampu menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan introspeksi dalam meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan program, hingga penyusunan laporan kinerja yang lebih terukur dan berorientasi pada hasil.
“Evaluasi SAKIP bukan semata penilaian, tetapi momentum kita bersama untuk melakukan introspeksi dan perbaikan. Hasil evaluasi harus menjadi bahan evaluasi diri agar setiap OPD mampu meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kinerja,” ujar Sirajudin.
Ia juga meminta seluruh pimpinan OPD agar menjadikan rekomendasi yang diberikan Tim Evaluator KemenPANRB sebagai pedoman dalam menyusun program dan kegiatan Tahun Anggaran 2027.
Menurut Bupati, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya diukur dari realisasi anggaran, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik yang berkualitas.
Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja birokrasi yang profesional, efektif, serta berorientasi pada capaian kinerja.
“Kita ingin birokrasi Boltara yang profesional, efektif, dan akuntabel. Mari kita jadikan hasil evaluasi ini sebagai langkah konkret untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan evaluasi SAKIP Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara berharap kualitas akuntabilitas kinerja seluruh perangkat daerah terus meningkat, sehingga mampu mendukung terciptanya pemerintahan yang transparan, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)















