BOLMUT

Pemkab Boltara Tegaskan Pengadaan Seragam Paskibraka Sesuai Aturan, Klarifikasi Isu di Media Sosial

×

Pemkab Boltara Tegaskan Pengadaan Seragam Paskibraka Sesuai Aturan, Klarifikasi Isu di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Pemkab Boltara

BOLTARA,mediasulutgo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di berbagai platform media sosial mengenai kualitas pakaian latihan Paskibraka Tahun 2026 serta mekanisme pengantaran peserta utusan daerah ke tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sriwahyuni Pontoh, S.Sos., melalui Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi, Ismail Yarbo, S.E., menjelaskan bahwa berdasarkan konfirmasi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Boltara, seluruh proses pengadaan pakaian latihan Paskibraka telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Advertisement
Pemkab Boltara
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Pengadaan pakaian latihan Paskibraka dilaksanakan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Seluruh prosesnya mengacu pada mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Ismail.

Ia menjelaskan, dalam menentukan spesifikasi pakaian latihan, panitia tidak hanya mempertimbangkan aspek administrasi, tetapi juga kenyamanan peserta selama mengikuti latihan yang berlangsung dalam intensitas tinggi.

Menurutnya, bahan yang dipilih memiliki karakteristik sejuk, cepat kering, tidak mudah menyerap panas, mampu menyerap keringat secara optimal, serta memiliki tingkat kelenturan yang baik sehingga tidak membatasi ruang gerak anggota Paskibraka saat melaksanakan latihan baris-berbaris.

Meski demikian, Pemkab Boltara tetap menghargai berbagai masukan yang berkembang di tengah masyarakat. Pemerintah menilai kritik merupakan bagian dari evaluasi yang positif untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada penyelenggaraan Paskibraka di masa mendatang.

“Kalaupun ada koreksi dari berbagai pihak, itu merupakan hal yang wajar. Kami menjadikan setiap masukan sebagai penyemangat untuk terus melakukan perbaikan agar ke depan pelayanan yang diberikan semakin baik,” tambahnya.

Menanggapi isu mengenai pengantaran peserta Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Ismail menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memberikan dukungan penuh sejak proses seleksi awal hingga peserta memasuki tahapan pemusatan pendidikan dan pelatihan.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan telah difasilitasi oleh pemerintah daerah, termasuk pelepasan resmi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara di ruang kerja bupati pada 18 Mei 2026.

“Setelah pelepasan, peserta diantar menuju Balai Diklat sebagai pusat pendidikan dan pelatihan Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Utara dengan pendampingan dari Badan Kesbangpol, dalam hal ini Kepala Seksi Penanganan Konflik, bersama orang tua peserta,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Boltara memastikan akan memfasilitasi penjemputan peserta usai melaksanakan tugas kenegaraan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Provinsi Sulawesi Utara pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Melalui klarifikasi tersebut, Pemkab Boltara berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami berharap jika terdapat informasi atau apapun terkait paskibraka yang tidak sesuai dengan ketentuan segera menghubungi Kesbangpol Boltara”tutupnya  (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *