penas

boltara
EKONOMI BISNISGORONTALOKAB GORONTALO

Sofyan Puhi Warning BPD soal Program Nasional

×

Sofyan Puhi Warning BPD soal Program Nasional

Sebarkan artikel ini
Sofyan Puhi
Sofyan Puhi, Bupati Gorontalo

LIMBOTO,mediasulutgo.com – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi mengingatkan keras Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar tidak lengah mengawal Program Strategis Nasional di tingkat desa. Ia menegaskan, lemahnya pengawasan di desa bisa berdampak langsung terhadap keberhasilan program pemerintah pusat.

Peringatan itu disampaikan Sofyan saat membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas BPD se-Kabupaten Gorontalo tahun 2026, Senin (18/05/2026).

Advertisement
Sofyan Puhi
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam arahannya, Sofyan menyoroti sejumlah program nasional yang kini menjadi perhatian pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih hingga Sekolah Rakyat. Seluruh program tersebut disebut bermuara di desa sehingga membutuhkan pengawasan yang kuat.

“Semua program pemerintah sekarang ujungnya di desa. Kalau pengawalan di desa lemah, maka program bisa tidak berjalan maksimal,” tegas Sofyan di hadapan peserta rakor.

BACA JUGA  Rupiah Tembus Rp17.669 per Dolar AS, Pasar Keuangan Indonesia Bergetar

Ia menilai BPD kini memiliki posisi strategis sebagai benteng pengawasan pembangunan desa. Karena itu, BPD diminta tidak hanya menjadi lembaga formal, tetapi aktif menjaga transparansi dan stabilitas pemerintahan desa.

Menurut Sofyan, tantangan pembangunan desa saat ini semakin besar karena desa menjadi titik utama pelaksanaan berbagai kebijakan pemerintah pusat. Kondisi itu membuat kolaborasi antara pemerintah desa dan BPD menjadi sangat penting.

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan juga mengapresiasi keberadaan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Gorontalo yang dinilai telah memiliki struktur organisasi lengkap. Organisasi itu berada di bawah koordinasi Asisten III Setda Kabupaten Gorontalo, Haris Tome.

BACA JUGA  Herlina Maksum Pimpin IBI Gorontalo 2026–2031

“Satu-satunya lembaga yang sudah lengkap struktur kepengurusannya yakni Kabupaten Gorontalo,” ujarnya.

Bupati berharap ABPEDNAS mampu menjadi motor penggerak pengawasan program pemerintah di desa, termasuk memastikan program Makan Bergizi Gratis tepat sasaran serta mengawal pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih dan Sekolah Rakyat.

Di akhir sambutannya, Sofyan meluncurkan jargon “Jaga Torang” sebagai simbol ajakan menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi antara BPD dengan pemerintah daerah.

“Jaga Torang artinya kita harus saling menjaga dan bersama mengawal pembangunan daerah,” tandasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *