penas

boltara
POHUWATOEKONOMI BISNISGORONTALO

Tambang Pohuwato Memanas, Bupati Minta Perusahaan Tahan Langkah

×

Tambang Pohuwato Memanas, Bupati Minta Perusahaan Tahan Langkah

Sebarkan artikel ini
Tambang pohuwato

POHUWATO,mediasulutgo.com – Polemik aktivitas tambang di Kabupaten Pohuwato semakin memanas. Bupati Pohuwato akhirnya turun tangan langsung dengan menerima audiensi LSM Lembaga Aksi Bela Rakyat (LABRAK) bersama rombongan penambang di Kantor Bupati Pohuwato, Senin (18/5/2026).

Pertemuan tersebut digelar menyusul meningkatnya keresahan masyarakat terkait persoalan tambang yang dinilai berpotensi memicu konflik di lapangan.

Advertisement
Tambang pohuwato
Scroll kebawah untuk lihat konten

Usai audiensi, pemerintah daerah menghasilkan sejumlah langkah penting untuk meredam situasi. Salah satunya dengan menyiapkan forum pertemuan besar yang akan melibatkan masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, ESDM, Pemerintah Provinsi, DPRD Kabupaten Pohuwato hingga unsur Forkopimda.

BACA JUGA  PENAS KTNA Gorontalo Meledak, Peserta Tembus 20 Ribu

Langkah itu dilakukan untuk mencari solusi bersama atas persoalan aktivitas pertambangan yang saat ini menjadi perhatian publik di Pohuwato.

Tak hanya itu, Bupati Pohuwato juga meminta pihak perusahaan agar belum mengambil langkah konkret sebelum seluruh persoalan penambang dibahas dan diselesaikan bersama pemerintah serta masyarakat.

Keputusan tersebut langsung mendapat perhatian warga dan penambang yang berharap penyelesaian konflik tambang dilakukan secara terbuka dan adil.

BACA JUGA  LSM LABRAK Gerak Cepat, Bawa Penambang Temui Bupati Pohuwato

“Kami berharap apa yang menjadi janji pemerintah bisa direalisasikan agar tidak memicu hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar salah satu perwakilan masyarakat usai pertemuan.

Persoalan tambang di Pohuwato belakangan menjadi sorotan karena menyangkut aktivitas masyarakat penambang dan kepentingan perusahaan di wilayah tersebut. Pemerintah daerah pun diharapkan mampu menghadirkan solusi yang bisa menjaga stabilitas dan keamanan daerah.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *