LIMBOTO – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan bahwa Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tahap penting yang menentukan kualitas aparatur sipil negara (ASN) di daerah.
Sofyan menyampaikan hal itu saat membuka Latsar CPNS Golongan II dan III Formasi Umum Tahun 2026 di Auditorium GIIS BKPSDM Provinsi Gorontalo, Selasa (19/5/2026).
Ia menekankan, proses pelatihan selama 52 hari tersebut menjadi fondasi pembentukan ASN yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern.
“Latsar ini bukan hanya sekadar ikut lalu selesai. Ini adalah proses pembentukan ASN yang profesional dan berintegritas,” tegasnya.
Menurutnya, ASN saat ini dituntut tidak hanya menjalankan administrasi, tetapi juga mampu beradaptasi, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah tuntutan masyarakat yang semakin kompleks.
Ia juga menyoroti bahwa 74 peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan hasil seleksi ketat, sehingga harus benar-benar memanfaatkan momentum untuk meningkatkan kompetensi dan karakter kerja.
Nilai ASN BerAKHLAK—berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif—menjadi fondasi utama yang harus diterapkan dalam setiap tugas.
Sofyan berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing, bukan sekadar pelaksana rutinitas birokrasi.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara BKPSDM Kabupaten dan Provinsi Gorontalo sebagai penguatan kerja sama pengembangan ASN.(*)















