Scroll keatas untuk lihat konten
EKONOMI BISNISGORONTALOHEADLINESKAB GORONTALO

Ribuan Kolombengi Dominasi Festival Kuliner di KEN FPDL 2022

58
×

Ribuan Kolombengi Dominasi Festival Kuliner di KEN FPDL 2022

Sebarkan artikel ini
FPDL
Ketua TP PKK Fory Naway menjadi Juri Festival Kuliner FPDL (foto: if)

LIMBOTO, mediasulutgo.com — Ribuan Kue tradisional Kolombengi mendominasi disajikan pada Festival Kuliner Tradisonal Rangkaian Pelaksanaan Karisma Event Nusantara ( KEN) Festival Pesona Danau Limboto FPDL di Halaman Pentadio Resort Kawasan Danau Limboto, Senin (21/11/2022).

Kue tersebut disajikan melalui berbagai model Tolangga. Mulai wadah berbentuk kerucut, tolangga model perahu, tolangga model menara dan lain – lain yang dipakai untuk mengisi kue.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tak hanya kolembengi terlihat Berbagai macam kue tradisional lainnya digantung pada tolangga yang memang sengaja untuk dilombakan

FPDL
Ketua TP-PKK Fory Naway bersama peserta Festival Kuliner (foto: If)

Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Prof. Fory Naway menjelaskan, Kegiatan Festival Kuliner Tradisonal khusus kue kolembengi sebagai program lomba walima diikuti oleh 19 Kecamatan. “Selanjutnya lomba penyajian makanan kuliner khas Gorontalo peserta dharma wanita persatuan lingkup Pemerintah Kabupaten Gorontalo.”ungkap Fory Naway.

Kenapa harus Walima, Kata Fory memang harus karena budaya dipromosikan karena pengunjung datang pada kegiatan FPDL ini banyak masyarakat luar Gorontalo.

Walima ini kata Fory memang harus digaungkan karena masih dalam rangkaian maulid Nabi tapi juga memberdayakan potensi desa dan kecamatan untuk memperhatikan nilai nilai budaya.

“Ada 49 jenis walima disajikan. Jadi kami ada 19 kecamatan itu tergantung berapa jumlah desa dan ditetapkan jumlah desa terbesar sajikan 3 walima.”ujarnya.

” Titik penilaian, banyak antara lain, jumlah isi kue yang disajikan, Isi toyopo dan makna pun harus dipahami termasuk kreativitas, inovasi, penampilan, cita rasa dan tekstur dari kue termasuk higinis, intinya nilai budaya yang diwawancarai bagi penjaga stand,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas semangat dan kontribusi semua PKK kecamatan dan desa serta dukungan para camat dan kepala desa dalam mensukseskan kegiatan ini.

“Reward kepada yang juara ada dari panitia mulai 3 jutaan sampai dengan hadiah hiburan kerjasama dengan hotel aston gorontalo yakni bonus nginap semalam,”, tandasnya.(if)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *