penas
EKONOMI BISNISKAB GORONTALO

PENAS XVII Sukses, Sofyan Tegaskan Gorontalo Layak Diperhitungkan

×

PENAS XVII Sukses, Sofyan Tegaskan Gorontalo Layak Diperhitungkan

Sebarkan artikel ini
Penas XVII

LIMBOTO,mediasulutgo.com – Keberhasilan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Gorontalo mampu tampil di panggung nasional. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyebut suksesnya perhelatan besar tersebut sebagai bukti kapasitas daerah dalam menjadi tuan rumah agenda nasional.

Ribuan peserta dari berbagai provinsi, kepala daerah, hingga pejabat tinggi negara hadir di Gorontalo selama rangkaian PENAS XVII berlangsung. Puncaknya, kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto di GOR David-Tonny, Limboto, semakin mempertegas posisi Gorontalo sebagai pusat perhatian Indonesia.

Advertisement
Penas XVII
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bagi Sofyan, momentum ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Gorontalo khususnya Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional ini. Kehadiran para pemimpin bangsa menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi daerah kami,” ujar Sofyan.

Ia menilai keberhasilan PENAS XVII lahir dari kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia, relawan, dan masyarakat.

“Momentum ini membuktikan bahwa Gorontalo memiliki kapasitas dan kemampuan menjadi tuan rumah agenda nasional. Lebih dari itu, PENAS XVII menjadi titik penting yang semakin mengukuhkan Gorontalo sebagai daerah yang diperhitungkan dalam pembangunan Indonesia,” ungkapnya.

Dampak kegiatan tersebut juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Perputaran ekonomi meningkat melalui aktivitas UMKM, pedagang, transportasi, rumah makan, hotel, hingga penginapan selama ribuan tamu berada di Gorontalo.

Sofyan berharap PENAS XVII menjadi awal dari peluang baru bagi daerah, terutama dalam menarik investasi, mengembangkan sektor pertanian dan pariwisata, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sejarah mencatat, tahun 2026 menjadi momentum ketika Gorontalo berdiri sebagai rumah besar Indonesia—tempat bertemunya petani, nelayan, pemimpin bangsa, dan harapan baru menuju ketahanan pangan nasional.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *