HEADLINESBOLMONGBOLMONG RAYAHUKRIMSULUT

Lagi, Cabjari Dumoga Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMAN 1 Dumoga

×

Lagi, Cabjari Dumoga Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMAN 1 Dumoga

Sebarkan artikel ini

BOLMONG|mediasulutgo.com -Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga (Cabjari) memberikan edukasi tentang hukum dalam program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), di SMAN 1 Dumoga, Kamis (20/08/2026).

 

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga Prima Poluakan S.H melalui Kasubsi Intel Elvano C. Sinolang S.H mengatakan, bahwa tugas dan fungsi Jaksa adalah pegawai negeri sipil dengan jabatan fungsional yang memiliki kekhususan dan diberi kewenangan berdasarkan Undang-undang untuk bertindak sebagai penuntut umum, sebagai penyelidik/penyidik, melaksanakan penetapan hakim, jaksa pengacara negara.

 

“Hal ini pengenalan bagi generasi muda tentang Kejaksaan, sekaligus kami ingin memberi motivasi agar kelak Kejaksaan beregenerasi di Bolaang Mongondow khususnya Dumoga Raya ini”,ujar Prima.

 

Mantan Kasi Pidum Kejari Kotamobagu itu mengungkapkan, program JMS merupakan program Kejaksaan Agung RI dan jajaran korps Adhyaksa diseluruh wilayah Indonesia yang lahir berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor : 184/A/JA/11/2015 tanggal 18 November 2015 tentang Kejaksaan RI mencanangkan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

 

Dikatakannya, bahwa pihaknya sangat ingin adanya regenerasi yang lahir dari Bolaang Mongondow khususnya Dumoga Raya yang menjadi jaksa.

 

“Kami sangat berharap ada sosok generasi selanjutnya, anak Bolaang Mongondow khususnya Dumoga Raya yang menjadi Jaksa dan bertugas di daerah ini”,tuturnya.

 

Sosialisasi sendiri berjalan dengan lancar dan terjadi diskusi-diskusi yang menarik, tentang hukum karena keingintahuan para pelajar tentang apa itu jaksa serta persoalan hukum seperti narkotika, Bullying dan Undang- Undang ITE.

 

“Diharapkan dari kegiatan ini dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk memperluas wawasan para siswa dalam menambah pengetahuan, mengenalkan, dan menanamkan nilai-nilai kejujuran bagi siswa sebagai penerus generasi bangsa”, pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *