penas

boltara
EKONOMI BISNISGORONTALOKAB GORONTALO

Kunjungan Wamen Transmigrasi di Kabupaten Gorontalo, 109 Sertifikat Diserahkan, Fasilitas Sekolah Diresmikan

×

Kunjungan Wamen Transmigrasi di Kabupaten Gorontalo, 109 Sertifikat Diserahkan, Fasilitas Sekolah Diresmikan

Sebarkan artikel ini
Transmigrasi

LIMBOTO,mediasulutgo.com – Komitmen pemerintah dalam menghadirkan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat transmigrasi kembali diwujudkan melalui penyerahan sertifikat tanah dan peresmian fasilitas pendidikan di Desa Bukit Aren, Kecamatan Pulubala, Rabu (08/04/2026).

Sebanyak 109 sertifikat tanah diserahkan secara simbolis oleh Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Viva Yoga Muliadi, didampingi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, serta Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus.

Advertisement
Transmigrasi
Scroll kebawah untuk lihat konten

Penyerahan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memberikan legalitas atas lahan yang selama ini ditempati dan dikelola masyarakat transmigrasi. Kepastian hukum tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi warga sekaligus membuka akses terhadap pembiayaan dan pengembangan usaha produktif.

“Dengan adanya sertifikat ini, masyarakat memiliki kepastian hukum atas tanahnya. Ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kesejahteraan, termasuk membuka akses terhadap permodalan dan pengembangan usaha produktif,” ujar Viva Yoga Muliadi.

Dalam agenda yang sama, rombongan juga meresmikan fasilitas pendidikan berupa pembangunan toilet sekolah di SDN 10 Pulubala dan SMPN 11 Satap Pulubala yang berada di kawasan Desa Bukit Aren.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di wilayah transmigrasi, guna mendukung kenyamanan serta kesehatan lingkungan belajar bagi siswa.

Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan transmigrasi di daerahnya.

Menurutnya, penyerahan sertifikat tanah dan pembangunan fasilitas pendidikan merupakan dua langkah strategis yang saling melengkapi dalam mendorong kemajuan masyarakat.

“Ini bukan sekadar administrasi pertanahan maupun pembangunan fisik, tetapi merupakan fondasi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat transmigrasi,” ungkap Tonny.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *