LSM dan APP Bolmut Meminta Kejari Buka Aktor Kasus Mark Up Anggaran di PLN Boroko

oleh -134 Dilihat

BOLMUT, MEDIASULUTGO.COM – Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara) dan Gerakan Mahasiswa 351 diri Aliansi Pemuda Peduli Bolaang Mongondow Utara (APP-BOLMUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bolmut, Selasa (25/1/2022).

Pantauan media ini, masa aksi diterima langsung Kajari Bolmut Nana Riana, SH, S.Hum dan jajarannya di depan pintu pagar Kejari setempat.

Koordinator lapangan masa aksi Amin Bolota, Febrianto Lombu dan Candra Manggopa selaku orator dalam orasi mereka menuntut dan mendesak kepada Kejari Bolmut untuk membongkar aktor intelektual promotor dalam dugaan penyala gunaan anggaran di PLN Boroko.

“Cari dan tangkap pelaku lainnya sebab terindikasi masih ada aktor-aktor lainnya yang masih berkeliaran bebas,” teriak salah satu orator.

Selain itu, pihak masa aksi juga meminta penjelasan dari Kajari Bolmut atas proses penyelesaian yang diketahui ada 14 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Bolmut yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Ini baru tahap pertama karena masih sementara di proses untuk ke tahap berikutnya,” ujar Nana Riana.

Ia juga meyakinkan kepada masa aksi untuk mempercayakan kasus tersebut kepada Kejari Bolmut.

“Untuk masa aksi tidak usah khawatir tentang kasus mark up listrik di PLN Boroko. Saat ini 2 orang sudah di tahan, 1 orang sudah di limpahkan kasusnya, dan lainnya masih dalam proses pengembangan kasus untuk meminta pertanggung jawaban dari pelaku,” ungkapnya.

“Dan untuk tersangka kami belum bisa sampaikan secara gamblang karena itu prosedur penyidikan dan penyelidikan,” tambahnya.

Diketahui, aksi masa juga dilengkapi dengan pamflet/karton yang bertuliskan : Kejari jangan main-main, 2,5 M Bocor Keuangan dan Inspektorat kemana, Save uang rakyat, dan 2,5 M Bos Jangan Baku sedu. (Dolvin)