penas
EKONOMI BISNISGORONTALO

Produk Papua Tengah Banjir Perhatian di Pameran PENAS XVII Gorontalo

×

Produk Papua Tengah Banjir Perhatian di Pameran PENAS XVII Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Papua tengah

GORONTALO,mediasulutgo.com — Stand Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo.

Beragam produk unggulan khas Papua Tengah dipamerkan dan berhasil menarik perhatian pengunjung, mulai dari Noken, batik Papua, minyak daun gatal, sarang semut, hingga berbagai kerajinan lokal lainnya.

Advertisement
Papua tengah
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ketua Tim Papua Tengah, Santi Sondang, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap produk yang ditampilkan cukup tinggi. Sejumlah produk khas daerah bahkan mendapat respons besar dari pengunjung.

BACA JUGA  Hari Keempat PENAS XVII, Papua Tengah Apresiasi Pelayanan Gorontalo

“Banyak pengunjung yang tertarik dengan produk-produk yang kami tampilkan. Batik khas Papua, dompet, dan tas dari kulit buaya bahkan banyak diminati hingga habis dibeli pengunjung,” ujar Santi saat ditemui media ini di Lokasi Pameran, Selasa (23/06/2026)

Menurutnya, kehadiran Papua Tengah di PENAS XVII Gorontalo bukan hanya untuk mempromosikan produk unggulan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat kepada peserta dari seluruh Indonesia.

Selain produk lokal, daya tarik lain di stand Kabupaten Mimika adalah kehadiran perwakilan yang mengenakan pakaian adat. Banyak pengunjung datang untuk berfoto bersama dan menikmati suasana budaya Papua Tengah.

BACA JUGA  Tito Karnavian Puji Kolaborasi Gusnar-Sofyan, BSPS dan PTSL Jadi Percontohan

Santi menjelaskan, sesi foto bersama tersebut diberikan secara gratis sebagai bentuk keterbukaan dan upaya memperkenalkan budaya Papua Tengah kepada masyarakat luas.

“Pengunjung sangat antusias berfoto dengan pakaian adat Papua. Ini menjadi cara kami memperkenalkan budaya Papua Tengah secara langsung kepada masyarakat,” katanya.

Melalui ajang PENAS XVII Gorontalo, Papua Tengah berharap produk lokal dan budaya daerah semakin dikenal luas serta membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi masyarakat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *