Scroll keatas untuk lihat konten
GORONTALOHEADLINESKAB GORONTALO

Jaga Ketahanan Pangan Jelang Perayaan Idul Adha, Pemkab Gorontalo Bagikan Bantuan Program CPP

66
×

Jaga Ketahanan Pangan Jelang Perayaan Idul Adha, Pemkab Gorontalo Bagikan Bantuan Program CPP

Sebarkan artikel ini

LIMBOTO mediasulutgo.com- Dalam rangka menjaga ketahanan pangan jelang perayaan Idul Adha 1444 H, Pemerintah Kabupaten Gorontalo secara maraton menyalurkan Bantuan beras program penyaluran cadangan pangan pemerintah (CPP).

Kali ini, Sasaran bantuan, diserahkan langsung Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo tersebut nyasar kepada warga Kecamatan Bongomeme dan Kecamatan Dungaliyo.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Untuk kecamatan Bongomeme, sedikitnya ada 7 desa antara lain, desa Otopade, Molas, Molopatodu, Bongohulawa, Dulamayo, Huntu lo hulawa dan Upomela dan untuk kecamatan dungaliyo, Desa , Ayuhula Pilolalenga, Dungaliyo dan desa Kaliyoso

Dalam arahannya, Bupati Nelson mengatakan, program CPP disalurkan sekarang untuk tahap dua dan itu dipercepat penyalurannya agar kebutuhan dan ketahanan pangan masyarakat menjelang perayaan hari Raya Idul Adha terjaga.

Ia mengatakan, Total keluarga penerima manfaat (KPM) yang berhak mendapatkan bantuan tersebut, 50. 431 yang tersebar di 19 kecamatan, 205 Desa/ kelurahan sehingga total bantuan yang akan disalurkan sejumlah 504.310 Kg.

Bantuan pangan berupa beras, masing-masing keluarga mendapatkan 10 kg beras, Selama tiga bulan dan ini sudah masuk bulan kedua.

“Kabupaten Gorontalo sendiri sebagai daerah terbanyak jumlah penerima, hal ini karena data yang diusulkan pemerintah desa sangat baik dan benar. Sehingga Kami pun di tingkat Kabupaten pengusulan ke tingkat pusat terarah dan sangat baik sehingga atensi pemerintah pusat juga baik,” jelas Nelson, Selasa (27/6/2023).

Nelson menambahkan, bantua program CPP adalah bantuan sementara atau bantuan cadangan, Namanya saja bantuan cadangan bukan yang utama.

“Yang utama adalah masyarakat tetap focus menjalankan usaha masing-masing. Bagi petani tetap focus dengan kegiatan pertanian, menanam dan menanam, bagi yang berkebun tetap berkebun dan seterusnya. tetap fokus meningkatkan usaha masing-masing dalam menunjang peningkatan ekonomi keluarga”pinta Nelson.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *