Scroll keatas untuk lihat konten
GORONTALOHEADLINESKAB GORONTALO

Fory Naway : Kehadiran Kampung KB Memberikan Pelayanan Kesehatan Memadai Kepada Masyarakat

95
×

Fory Naway : Kehadiran Kampung KB Memberikan Pelayanan Kesehatan Memadai Kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Fory Naway : Kehadiran Kampung KB Memberikan Pelayanan Kesehatan Memadai Kepada Masyarakat

 

 

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Limboto Mediasulutgo.com- Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat (FKKS) Kabupaten Gorontalo, Prof. Fory Armin Naway menghadiri pengukuhan Kelompok Kerja (POKJA), Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Pengurus Rumah Data Kependudukan, dalam rangka kunjungan kerja Deputi Bidang Lalitbang BKKBN Di Provinsi Gorontalo, kamis (24/8) di Kantor Desa Hutabohu Kecamatan Limboto Barat.

Kegiatan ini un turut dihadiri, Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Kepala Kementerian Agama Kab. Gorontalo, asisten III Setda Kabupaten Gorontalo, Ketua Baznas Kab. Gorontalo sejumlah Pimpinan OPD,Camat Limboto barat , Kepala Desa Hutabohu serta Para Kader KB Se-Kecamatan Limboto Barat.

Fory Naway sangat mendukung dengan pengukuhan pokja. Tentu Kata Fory yang juga selaku ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo menyatakan, Sebagai mitra pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, terus berinovasi dalam mengedukasi dan menyosialisasikan pencegahan stunting sejak dini kepada masyarakat di daerah itu. Kolaborasi lintas sektor pun dilakukan dalam rangka memantau kondisi kesehatan anak-anak dan ibu hamil.

Stunting yang kerap menyerang bayi dan balita bisa dicegah sejak masa kehamilan. Selain itu, pemenuhan gizi yang baik bagi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif dan senantiasa memantau tumbuh kembang anak menjadi faktor yang tak penting dilakukan.

“Untuk mengatasi stunting kita berkolaborasi dengan pemerintah daerah, kata, Fory.

Kolaborasi yang dilakukan TP PKK untuk meningkatkan kekompakan dan konsisten dalam upaya pencegahan atau menurunkan angka stunting. Sebab, keluarga sehat menjadi kunci keberhasilan membangun SDM yang berkualitas karena keluarga merupakan elemen terkecil dari masyarakat dan keluarga menjadi sekolah pertama untuk menciptakan generasi yang akan datang.

“Kampung KB hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan memadai kepada masyarakat,” tambah Fory.

Persoalan stunting, menjadi hal ini penting untuk diselesaikan, karena stunting bisa mengganggu kesehatan dan pertumbuhan anak, bahkan dapat menyebabkan kematian anak. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan yang berada di bawah standar yang ditetapkan.

“Peran pemerintah, swasta organisasi PKK tingkat bawah sangat diperlukan, untuk mengatasi stunting” tandas Fory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *