Bakal Digelar, FPDL 2022 Mengusung Tema “Surga Pariwisata Gorontalo”

oleh -547 Dilihat
Bakal Digelar, FPDL 2022 Mengusung Tema "Surga Pariwisata Gorontalo"
Bakal Digelar, FPDL 2022 Mengusung Tema "Surga Pariwisata Gorontalo"

LIMBOTO, mediasulutgo.com — Festival Pesona Danau Limboto (FPDL), tahun 2022 bakal heboh karena akan menampilkan berbagai event budaya, seni dan wisata di Kabupaten Gorontalo.

Pelaksanaan pada 21-26 Vovember 2022 yang bertepatan dengan HUT Kabupaten Gorontalo ke -349. Event FPDL tahun ini mengusung tema “Surga Pariwisata Gorontalo”.

Hal ini sampaikan Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo,saat menyampaikan materi presentasi usulan Event Festival Pesona Danau Limboto (FPDL) Tahun 2022. Kegiatan digelar di Aula Rudis Bupati Gorontalo, berlangsung secara virtula Zoom Meeting, Selasa (16/02/2022).

Kata Nelson, ini sebagai upaya pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata salah satunya melalui penyelenggaraan event. “Festival Pesona Danau Limboto (FPDL)”

Lanjut Nelson, merupakan event unggulan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Lokasi Event berada dipesisir danau Limboto yang lokasinya selalu digunakkan setiap tahunnya.

“Tema event Surga Pariwisata Gorontalo Karena event ini event terbesar di Provinsi Gorontalo yang selama ini dilaksanakan di Gorontalo,”jelas Nelson.

Kegiatan ini berada di danau Limboto karena dengan adanya keunikan danau limboto merupakan satu-satunya danau yang ada di Provinsi Gorontalo.

“Salah satu geopark yang telah di teliti oleh unesco, tedapat sumber panas bumi (geothermal), merupakan tempat persinggahan burung migran dari afrika selatan ke australia dan sebaliknya, menjadi muara dari 23 sungai yang mengalir di provinsi gorontalo, dihuni oleh ikan endemik khas gorontalo manggabai (glossogobius giuris) dan payangga (ophiocora porocephala),” beber Nelson.

Pelaksanaan FPDL dari tahun ke tahun tahun 2011-2015, event masih berskala lokal tingkat kabupaten gorontalo, tahun 2016-2019 masuk dalam 100 calendar of event nasional kemenparekraf RI, Tahun 2020 pandemi covid-19 (tidak dilaksanakan), tahun 2021 diusulkan pada kharisma event Nusantara kemenparekraf RI dan
tahun 2022 diusulkan kembali pada kharisma event nusantara kemenparekraf RI

Visi dan misi event visi, melalui festival pesona danau limboto mewujudkan masyarakat madani menuju wisata gemilang.

Misi,
1.menciptakan masayarakat sadar wisata menuju wisata gemilang;
2. menciptakan kerjasama antar sektor pariwisata dalam menunjang pengembangan wisata dan budaya
3. menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya dan pertumbuhan ekonomi masyarakat
4. menciptakan masyarakat yang memiliki manfaat dari program event demi menunjang kelestarian danau limboto

Bupati dua perioede itu mengatakan, maksud dan tujuan merupakan ajang promosi danau limboto, adat, budaya dan seni sebagai surga pariwisata di kab.gorontalo

Menjaga kelestarian danau limboto sebagai aset sumber daya geologi (geosite/geopark) gorontalo, menumbuhkan kesadaran semua pihak terhadap upaya pelestarian danau limboto sebagai potensi wisata yang kaya akan keragaman hayati.

“sebagai wadah promosi kearifan lokal, ragam kuliner, ragam budaya, adat dan seni, destinasi dan industri pariwisata di provinsi gorontalo.menjalin kerja sama / kolaborasi sektor pariwisata bersama daerah – daerah lain, khususnya daerah – daerah diwilayah indonesia bagian timur,”tandasnya.

konsep hybrid event( online-offline dalam suasana pandemi covid-19 penyelenggaraan event FPDL 2022 dikemas secara hybrid event, konsep kegiatannya dilaksanakan secara online dan offline baik opening event, pelaksanaan program event dan closing event. untuk peserta event dalam semua program event harus sudah melakukan vaksinasi covid-19 minimal yang ke- 3 dan mematuhi protokol kesehatan (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghidari kerumunan).

Berbagai dampak ditimbulkan demgan adanya FPDL. diantaranya, dampak ekonomi dari penyelenggaraan festival pesona danau limboto (fpdl) 2022, yakni dapat meningkatkan pendapatan devisa, menciptakan lapangan kerja, merangsang pertumbuhan industri pariwisata melalui kolaborasi, sehingga dapat memicu pertumbuhan ekonomi, terlebih memberikan sumbangsi besar terhadap daerah dalam mendorong berbagai negara dalam pengembangan sektor pariwisata.

Dampak Sosial & Budaya Penyelenggaraan Event

Dampak sosial dan budaya dari penyelenggaraan FPDL 2022, yakni memberikan perubahan pada struktur demografi, memberikan perubahan pada sudut pandang nilai-liai budaya dan karifan lokal gorontalo, memberikan perhatian terhadap usaha pemeliharaan terhadap seni dan budaya tradisional dan polah hidup tradisional masyarakat gorontalo serta memberikan kesadaran masyarakat terhadap identitas daerah agar terpelihara, mayarakat kembali memahami nilai budaya dan kearifan lokal budaya gorontalo yang mulai tertinggal.

“Dampak lingkungan penyelenggaraan event
dampak lingkungan dari penyelenggaraan FPDL 2022, yakni lingkungan lebih terjaga, penataan lingkungan secara baik dan menarik diberbagai kawasan lokasi kegiatan, menipisnya polusi dan dampak fisik pariwisata,”tutup Nelson.(if)