Scroll keatas untuk lihat konten
KAB GORONTALOGORONTALOHEADLINESPENDIDIKAN

“Sehari Dengan Bunda Baca”, Program Fory Naway Dimasa Pandemi

69
×

“Sehari Dengan Bunda Baca”, Program Fory Naway Dimasa Pandemi

Sebarkan artikel ini
Bunda Baca, Fory Naway
Bunda Baca Kabupaten Gorontalo, Fory Naway. Foto: Istimewa

LIMBOTO, mediasulutgo.com — Dimasa pandemi saat ini, menuntut kita melakukan segala aktivitas dari rumah. Baik itu bekerja dari rumah, maupun belajar dari rumah. Olehnya, Fory Naway yang dinobatkan sebagai Bunda Baca Kabupaten Gorontalo hadir dengan program “Sehari dengan Bunda Baca” untuk memenuhi keharusan masyarakat, utamanya para pelajar dalam menuntut ilmu dari rumah.

Program ini sendiri nantinya akan dikemas dalam bentuk digital perpustakaan dan kearsipan daerah Kabupaten Gorontalo (Kabgor).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Fory naway mengungkapkan, ada beberapa tujuan dibuatnya program ini. Tujuan pertama yakni memfasilitasi program literasi melalui sekolah dalam rangka belajar dari rumah, atau biasa disebut daring. Sedangkan yang kedua adalah mengevaluasi kegiatan belajar dari rumah oleh para pelajar itu sendiri.

Tujuan berikutnya, lanjut Fory, adalah untuk memberikan apresiasi sebesar-besarnya bagi setiap sekolah yang telah berupaya melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring. Karena tanpa hal tersebut, kata Fory, maka anak-anak hanya akan menghabiskan waktu mereka secara percuma tanpa ada hal bermanfaat yang mereka lakukan.

“Tekniknya nanti, kegiatan yang kami rancang ini, membuat rumah menjadi sumber belajar yang menyenangkan melalui program literasi baca, melalui bunda baca, artinya sehari bersama bunda baca dalam melaksanakan kegitan belajar dirumah” ungkap Fory.

Selain itu kata Fory, kegiatan ini juga akan diselaraskan bersama dengan perayaan 17 agustus yang tidak lama lagi akan dilaksanakan. Disamping itu, program yang dikemas secara virtual ini akan menggunakan sebuah aplikasi sederhana yang disebut BDR ( Belajar Dari Rumah).

Kedepannya, melalui program ini, dapat memberikan literasi di era New Normal, untuk bagaimana orang tua dapat berperan sebagai guru dirumah dan bisa menjadikan pelajaran dengan sistem daring dapat lebih efektif, efisien dan menyenangkan.

Sasaran dari program ini sendiri adalah siswa TK, PAUD, dan SD. Sedangkan untuk model pembelajarannya akan disesuaikan dengan tingkatan masing-masing institusi. Harapannya guru-guru juga dapat turut andil dalam model pembelajaran ini, agar guru dapat lebih paham dan saat mengajar dapat lebih mudah.

“untuk SD dikhususkan pada mata pelajaran yang dirasa sulit termasuk matematika, IPA, IPS dan itu modelnya seperti siaran TVRI dan kami tuntun secara online. Pada program ini diharapkan juga guru bisa belajar bersama sehingga tidak sulit untuk memberikan pembelajaran kepada  anak-anak” tutupnya. (Iyal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *