Scroll keatas untuk lihat konten
EKONOMI BISNISKAB GORONTALO

Rp22,5 Miliar Digelontorkan! Sofyan Puhi Perkuat Petani Gorontalo, 5.000 Hektare Kelapa Disiapkan

×

Rp22,5 Miliar Digelontorkan! Sofyan Puhi Perkuat Petani Gorontalo, 5.000 Hektare Kelapa Disiapkan

Sebarkan artikel ini
Sofyan Puhi

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengalokasikan anggaran Rp22,58 miliar untuk program hilirisasi perkebunan kelapa seluas 5.000 hektare. Program ini diperkuat dengan penyaluran pupuk organik, benih jagung, dan alat mesin pertanian (Alsintan) bagi kelompok tani.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat menyerahkan bantuan Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) dan Alsintan kepada puluhan kelompok tani di Kecamatan Limboto, Dungaliyo, dan Bongomeme, Minggu (1/11/2026).

Advertisement
Sofyan Puhi
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam arahannya, Sofyan menegaskan sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian daerah. Karena itu, bantuan pemerintah harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Bantuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kehadiran negara di tengah-tengah petani. Manfaatkan secara optimal, jaga dan pelihara dengan baik, agar memberikan manfaat yang berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan keluarga tani kita,” pesan Sofyan.

BACA JUGA  KKP Lirik Potensi Boltara, Udang Vaname Disiapkan Jadi Sumber Ekonomi Baru

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Gorontalo, Viktor Asiku, menjelaskan anggaran program hilirisasi kelapa sebesar Rp22,582 miliar terdiri dari pengembangan 550.000 bibit kelapa untuk 5.000 hektare senilai Rp13,475 miliar, pengadaan 1.650 ton pupuk organik senilai Rp2,607 miliar, serta biaya pengolahan tanah dan penanaman sebesar Rp6,5 miliar.

Program yang menjangkau 17 kecamatan tersebut dibagi dalam empat tahap dan ditargetkan rampung awal Desember 2026.

Selain kelapa, bantuan juga menyasar pengembangan jagung dan mekanisasi pertanian.

Di Kecamatan Limboto, disalurkan bibit kelapa untuk 67,5 hektare, pupuk organik 22,27 ton, benih jagung 2.400 kilogram untuk lima kelompok tani, serta empat unit traktor roda dua dan roda empat.

BACA JUGA  102 PNS Pemkab Gorontalo Diambil Sumpah, Sofyan Puhi Tekankan Integritas dan Disiplin

Di Dungaliyo, bantuan mencakup bibit kelapa untuk 94 hektare, pupuk organik 31,02 ton, benih jagung 2.925 kilogram untuk 219 petani, serta empat unit traktor roda empat.

Sementara di Bongomeme, disalurkan bibit kelapa untuk 35 hektare, pupuk organik 11,55 ton, benih jagung 14.805 kilogram untuk 34 kelompok tani dengan 769 petani, serta satu unit traktor roda empat.

Viktor menjelaskan, program tersebut dirancang untuk memperkuat sektor pertanian dari hulu hingga hilir, termasuk pengolahan dan pemasaran produk turunan kelapa.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen mengawal penyaluran dan pemanfaatan bantuan agar tepat sasaran. Melalui dukungan anggaran dan sarana produksi tersebut, produktivitas pertanian diharapkan meningkat sekaligus memperkuat ekonomi keluarga petani.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *