Scroll keatas untuk lihat konten
GORONTALOHEADLINESKAB GORONTALO

Perluas Akses Pasar,Pemkab Gorontalo- UD Mitra Jaya Mandiri Teken MoU

96
×

Perluas Akses Pasar,Pemkab Gorontalo- UD Mitra Jaya Mandiri Teken MoU

Sebarkan artikel ini
Perluas Akses Pasar,Pemkab Gorontalo- UD Mitra Jaya Mandiri Teken MoU

Limboto mediasulutgo.com- Dalam rangka lebih meningkat perluasan akses pasar untuk Industri Kelapa Terpadu Di IKM Pulubala, Pihak pengelola UD Mitra Jaya Mandiri kembali melakukan kerjsama dalam bentuk MoU dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Yaman Yunus Pimpinan UD.Mitra jaya mandiri mengatakan,IKM sentra indusrti kelapa Pulubala adalah milik Pemkab Gorontalo.Tempat ini menjadi tempat belajar,tempat menimba ilmu bagi masyarakat untuk home Industri.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Selaian belajar tempat ini menjadi tempat produksi, ada 5.000 liter minyak Kelapa kampung perbulan yang dihasilkan dan itu dijual tidak hanya didaerah Gorontalo tapi juga luar daerah.

“karena itu kami teken MoU kembali dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam rangka perluasan pasar. Pemkab Gorontalo bisa menghubungkan dengan para Investor agar hasil produksi bisa ada peluang untuk di ekspor ke luar Negeri,”Harapnya.

Apalagi kata Yaman Yunus, Pak Bupati Bersama rombongan peserta World Coconut Day sudah melihat langsung proses operasi pembuatan minyak kelapa kampung ditempat ini.

“Dengan kedatangan para pebisinis perkelapaan dari berbagai negara kami optimis pemerintah Kabupaten Gorontalo bisa membuka akses pasar tersebut,kedepan pula hasil produksi ini kami optimis tingkatkan menjadi 10-15 ribu liter perbulan,”terang Yaman Yunus.

Yaman Yunus pun mengatakan, tujuan Kerjasama ini selain perluasan pasar tapi juga kita lebih memperhatikan beberapa aspek. Antara lain, peningkatan kesejahteraan petani kelapa dan kesejahteraan tenaga kerja.

“Jika ini dapat diwujudkan maka imbasnya juga bagi daerah yakni peningkatan pendapatan asli daerah(PAD).”ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan,dampak dari World Coconut Day adalah untuk mendatangkan para Investor untuk berinvestasi berbagai bidang potensi daerah terutama perkelapaan yang ada di sentra indusrti kelapa Pulubala.

“Mereka bisa produksi VCO dan minyak kelapa Kampung dengan skala 5.000 liter/bulan,kita optimis centra Industri kelapa pulubala menjadi sasaran Investor terutama dalam peningkatan dan perluasanan pasar dalam arti bisa ada ekspor ke negara-negara di dunia ini,”harap Nelson.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *