Scroll keatas untuk lihat konten
GORONTALOHEADLINESKAB GORONTALO

Wabup Tonny Lepas Ribuan Peserta Jaton Fun Run 5,8K

×

Wabup Tonny Lepas Ribuan Peserta Jaton Fun Run 5,8K

Sebarkan artikel ini
Wabup Tonny Lepas Ribuan Peserta Jaton Fun Run 5,8K

 

DUNGALIYO|Mediasulutgo.com — Ribuan peserta mengikuti Jaton Fun Run 5,8K di Desa Kaliyoso, Kecamatan Dungaliyo, Minggu (6/9/2026) pagi. Fun Run tersebut merupakan rangkaian Festival Jaton yang mengusung semangat kebersamaan masyarakat keturunan Jawa Tondano (Jaton) dan warga lokal Gorontalo.

Advertisement
Wabup Tonny Lepas Ribuan Peserta Jaton Fun Run 5,8K
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pelepasan peserta dilakukan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, ditandai dengan pengibaran bendera start di jalan utama Desa Kaliyoso. Antusiasme warga terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan olahraga tersebut.

BACA JUGA  Sofyan Puhi: Pramuka Bukan Sekadar Berkemah, tapi Cetak Pemimpin Masa Depan

Wabup Tonny mengapresiasi partisipasi masyarakat sekaligus kreativitas panitia dalam mengemas olahraga dengan nilai budaya. Menurutnya, kegiatan Jaton Fun Run dapat menjadi ruang memperkuat silaturahmi dan persaudaraan antarmasyarakat.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Kami berharap kegiatan ini dapat terus menjadi momentum tahunan untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga,” ujar Tonny.

Jaton Fun Run tidak hanya mengandalkan aktivitas olahraga. Setelah menyelesaikan rute sepanjang 5,8 kilometer, peserta dan warga disuguhi aneka kue khas Jaton secara gratis yang disediakan panitia.

BACA JUGA  Sofyan Puhi: Pramuka Bukan Sekadar Berkemah, tapi Cetak Pemimpin Masa Depan

Perpaduan olahraga, budaya, dan kuliner tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan Festival Jaton sebagai kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi lokal Desa Kaliyoso.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap Festival Jaton dapat terus dikembangkan sebagai agenda pariwisata daerah yang memadukan kebugaran, harmonisasi budaya, kuliner, dan potensi desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *