GORONTALO,mediasulutgo.com – Keberhasilan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 menjadi kebanggaan besar bagi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie. Di bawah kepemimpinan keduanya, Gorontalo sukses menjadi tuan rumah agenda nasional yang menghadirkan perhatian besar dari pemerintah pusat hingga berbagai daerah di Indonesia.
Puncak PENAS XVII yang digelar Rabu (24/6/2026) semakin istimewa dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran menteri kabinet, pimpinan lembaga negara, TNI-Polri, hingga kepala daerah dari berbagai provinsi.
Momentum tersebut dinilai menjadi bukti bahwa Gorontalo mampu menyelenggarakan kegiatan berskala nasional sekaligus menunjukkan potensi daerah di sektor pertanian dan perikanan.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan besar yang diberikan kepada Gorontalo sebagai tuan rumah PENAS XVII. Ia menyebut kehadiran Presiden Prabowo menjadi kehormatan bagi seluruh masyarakat Gorontalo.
“Ini menjadi kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Gorontalo. Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden dan seluruh jajaran yang telah hadir serta memberikan perhatian besar kepada daerah kami,” ujar Gusnar.
Menurut Gusnar, kunjungan Presiden Prabowo untuk kedua kalinya dalam kurun waktu sekitar 45 hari menjadi catatan bersejarah bagi Gorontalo. Kehadiran kepala negara tersebut memperkuat posisi Gorontalo sebagai daerah yang mendapat perhatian dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan bahwa PENAS XVII bukan hanya menjadi ajang pertemuan petani dan nelayan, tetapi juga ruang bagi Gorontalo memperkenalkan kekuatan ekonomi daerah.
Idah mengapresiasi seluruh kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari 38 provinsi yang ikut berpartisipasi. Menurutnya, kehadiran para peserta menjadi energi besar bagi Gorontalo untuk menunjukkan kesiapan dan potensi daerah.
“PENAS XVII bukan hanya ajang silaturahmi petani dan nelayan, tetapi juga kesempatan bagi Gorontalo untuk memperkenalkan potensi daerah kepada seluruh Indonesia,” kata Idah.
PENAS XVII yang berlangsung sejak 20 hingga 25 Juni 2026 menghadirkan ratusan stan pameran berisi inovasi, teknologi pertanian, produk unggulan daerah, serta pengembangan sektor perikanan.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat dan kehadiran sekitar 50 ribu pengunjung pada puncak acara, suksesnya PENAS XVII menjadi panggung besar bagi Gusnar-Idah untuk menunjukkan wajah Gorontalo di tingkat nasional.(*)















