Rakernas Apkasi, Nelson Perjuangkan Dana Pengelola Perkebunan

oleh -148 Dilihat
Rakernas Apkasi, Nelson Perjuangkan Dana Pengelola Perkebunan
Rakernas Apkasi, Nelson Perjuangkan Dana Pengelola Perkebunan
Rakernas Apkasi, Nelson Perjuangkan Dana Pengelola Perkebunan

JAKARTA, mediasulutgo.com— Melalui Rapat Kerja Nasional XIV Tahun 2022 “APKASI” Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia, di Hotel Pullman Vimala Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/6/2022), Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menyarankan agar apkasi mendorong pemerintah pusat terkait dana pengelola perkebunan, kopi,kelapa dan sebagainya dikucurkan lebih besar kedaerah..

“Mendorong badan pengelola dana perkebunan, karena selama ini ada baru kelapa sawit. Ini menjadi dana revitalisasi perkebunan semuanya,” Pinta Nelson.

Lanjut Nelson, Juga kalau dapat mendorong dana untuk mengelola sumber daya alam daerah pesisir, karena kita ini hampir semua laut.

Bupati dua periode itu juga menyarankan terkait lapangan kerja. Soal pra kerja dengan anggaran besar tapi semua berada di pusat

“Bagaimana diberi proposi sesuai dengan jumlah pengangguran di daerah – daerah sehingga dana itu betul -betul dikelola oleh daerah untuk mengatasi pengangguran,” ujar Nelson.

Ia pun mengagakan, Sistimatika penulisan pokok- pokor pikiran dirakernas Apkasi perlu dikelompokan. Ada yang terkait kewenangan,pendapatan,tunjangan,kepegawain, infrastruktur termasuk mungkin politik dan sebagainya

“Sehingga pokok- pokok pikiran bisa dibaca dengan baik pada orang yang akan kita sampaikan,” imbuhnya.

Ketua koalsi pemerintah daerah penghasil kelapa ( kopek) menambahkan, Dalam rangka menyikapi Ibu Kota Negara ( IKN) dirinya menyusulkan perlu adanya kontribusi daerah untuk memberikan semangat.

“Kelihatannya, baru pusat yang punya semangat. Oleh karena itu, kami dari koalisi pemerintah daerah penghasil kelapa pada tanggal 29 -30 juni nanti akan ada aksi penanaman kelpaa di IKN. Karena kami telah canangkan kelapa adalah tanaman nusantara,’ beber Nelson.

alasan aksi tanam kelapa di IKN karena memang ada 1.000 Ha diperuntukan untuk konservasi plasman nunta indonesia.

“sehingga kami memulai tanam kelapa dengan berbagai jenis kelapa dari seluruh daerah. Jika Presiden, Pak Jokowi membawa air dan tanah tapi kami Kopek membawa dan menanam kelapa di IKN dengan harapan ini menjadi sejarah di Indonesia,”tandasnya.