Scroll keatas untuk lihat konten
GORONTALOHEADLINES

Kopek Lahirkan Delapan Komitmen Pengembangan Kelapa Terintegrasi dan Berkelanjutan Kembalikan Kejayaan Kelapa Indonesia

95
×

Kopek Lahirkan Delapan Komitmen Pengembangan Kelapa Terintegrasi dan Berkelanjutan Kembalikan Kejayaan Kelapa Indonesia

Sebarkan artikel ini
Kopek Lahirkan Delapan Komitmen Pengembangan Kelapa Terintegrasi dan Berkelanjutan Kembalikan Kejayaan Kelapa Indonesia

LIMBOTO Mediasulutgo.com- Dalam rangka merumuskan berbagai gagasan,ide serta kebijakan dalam perkelapaan Koalisi Kabupatern Penghasil Kelapa (Kopek) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Tahun 2023. Pertemuan para Bupati penghasil kelapa itu digelar pada Event World Coconut Day di ruang Madani Lantai II Kantor Bupati Gorontalo, jumat (22/9/2023).

Pada kesempatan itu para bupati penghasil kelapa mendeklarasikan komitmen Bersama pengembangan kelapa terintegrasi dan berkelanjutan untuk mengembalikan kejayaan kelapa Indonesia.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ketua umum kopek Prof. Nelson Pomalingo mengatakan, kopek dalam rakernas ini merumuskan gagasan,ide serta kebijakan dalam perkelapaan. Kita pun mendeklarasikan komitmen Bersama pengembangan kelapa terintegrasi dan berkelanjutan untuk mengembalikan kejayaan kelapa Indonesia.

Kata Nelson,Kopek melahirkan delapan Komitmen, Pertama,mendukung dan berperan aktif dalam inisiatif pengembangan roadmap kelapa berkelanjutan. Kedua,mewujudkan sinergitas antara pemangku kepentingan kelapa termasuk pemerintah pusat dan daerah. Ketiga, mendorong terbentuknya badan pengelola dana perkebunan kelapa. Keempat,mengembangkan kebijakan dan aturan yang mendukung perkembangan kelapa berkelanjutan.kelima,Menyusun portofolio hilirisasi produ dari komoditas kelapa berkelanjutan dan bernilai tambah untuk memperluas akses akan pendanaan dan Investasi berkelanjutan.

Lanjut Nelson, komitmen keenam adalah mengadopsi praktik dan proses baik pengelola kelapa dari hulu ke hilir. Ketujuh, mendorong pengembangan dan peningkatan kapasitas dan kapabilitas petani kelapa.
“Kedelapan, mendukung pembangunan sarana dan prasarana penunjang, pemanfaatan teknologi, penelitian serta perluasanan jangkauan pasar,”jelas Nelson.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *