BOLTARA – Potensi pesisir Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mulai dilirik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk pengembangan budidaya udang Vaname. Program strategis ini berpeluang membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Keseriusan pengembangan tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Direktur Ikan Air Payau KKP RI, Supito, A.Pi., M.Si., bersama Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar dan rombongan, yang diterima langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Boltara, Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., di Ruang Kerja Bupati, Senin (2/11/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan pada koordinasi dan konsultasi persiapan pelaksanaan program pengembangan budidaya udang Vaname di wilayah Boltara.
Plt. Bupati Aditya Pontoh menyambut positif perhatian pemerintah pusat yang memilih Boltara sebagai salah satu daerah pengembangan komoditas perikanan tersebut.
Menurutnya, potensi wilayah pesisir Boltara perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong produktivitas sektor perikanan dan memperluas peluang usaha masyarakat.
“Pemerintah Daerah sangat menyambut baik program ini. Potensi pesisir kita sangat besar untuk pengembangan perikanan budidaya. Kami siap mendukung penuh dari sisi regulasi, lahan, dan pendampingan kepada masyarakat agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak ekonomi bagi petani tambak dan masyarakat Boltara,” ujar Aditya.
Ia menegaskan, dukungan pemerintah daerah akan diarahkan pada kesiapan regulasi, penyediaan lahan, serta pendampingan masyarakat agar program tersebut dapat berjalan optimal.
Pertemuan ini turut dihadiri para Asisten Setda, sejumlah kepala OPD terkait, serta tim Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan menjadi fondasi pengembangan budidaya udang Vaname di Boltara. Targetnya bukan hanya meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja, memperkuat usaha petani tambak, dan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.(**)















