Scroll keatas untuk lihat konten
ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAB GORONTALOSOSIAL BUDAYA

Bersama Para Menteri, Bupati Nelson Bahas Pengelolaan Resiko Banjir Di Gorontalo

35
×

Bersama Para Menteri, Bupati Nelson Bahas Pengelolaan Resiko Banjir Di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Bupati Nelson Pomalingo bersama para Menteri
Bupati Nelson bersama para Menteri. Foto: Humas

LIMBOTO, mediasulutgo.com Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo bersama Menteri PPN Bappenas, Meteri Pertanian, Kepala BPBD, Kementrian PU-PR, Dirjen PDASHL, Kementrian LHK, serta Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dan Kepala Daerah se-Gorontalo bertemu dalam satu forum untuk membahas mengenai berbagai hal, dan salah satunya tentang pengelolaan resiko banjir di Gorontalo.

Pertemuan tersebut berlangsung pagi tadi di Jakarta, bertempat di Ruang Rapat Djeunaedi Hadissumarto, lantai satu Kantor Kementrian PPN Bappenas pada senin (24/08/2020).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pada penyampaiannya, Nelson mengungkapkan, banjir ini tidak bisa hanya dilihat akibatnya saja, tapi juga penyebabnya perlu diperhatikan.

Ia juga mengatakan, di Kabupaten Gorontalo sendiri, ada dua yang perlu mendapat perhatian, yang pertama adalah Danau Limboto dan sekitarnya, dan kedua adalah sungai Paguyaman. Nelson mengakui, untuk sungai Paguyaman sendiri sering terjadi banjir, bahkan sampai di Kecamatan Bilato

“Banjir ini kita tidak hanya melihat akibatnya saja, tapi penyebabnya juga. Khusus di Kabupaten Gorontalo, ada 2 yang perlu kita perhatikan, yang pertama Danau Limboto dan kemudian sungai Paguyaman” ungkap Nelson.

Lebih lanjut kata Nelson, faktor yang paling sering menjadi penyebab banjir adalah pembukaan lahan. Olehnya ia mengusulkan, agar dana yang diberikan bisa digunakan untuk perkebunan yang secara langsung akan berdampak baik pada pelestarian lingkungan.

“Ternyata pembukaan lahan ini menjadi salah satu bagin yang merusak lingkungan kita. Tadi saya mengusulkan, dana itu tidak hanya pangan, tapi juga perkebunan, maka pelestarian lingkungan akan terjadi” tutupnya. (Iyal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *