LIMBOTO,mediasulutgo.com — Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperkuat komitmen pembangunan yang adil dan responsif gender melalui Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2025 untuk Penghargaan Parahita Ekapraya (PPE) Tahun 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus saat mengikuti proses verifikasi secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Selasa (27/10/2026).
Dalam sambutannya, Sofyan menegaskan bahwa pengarusutamaan gender harus menjadi bagian integral dari seluruh tahapan pembangunan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pengawasan program.
Menurutnya, pembangunan yang berkualitas tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi juga harus memastikan perempuan dan laki-laki memperoleh akses, kesempatan, partisipasi, serta manfaat pembangunan secara adil.
“Komitmen ini kami wujudkan melalui perencanaan dan penganggaran yang berperspektif gender pada program prioritas daerah, peningkatan akses dan kualitas pelayanan publik, serta penguatan perlindungan perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi,” ujar Sofyan.
Ia menjelaskan, verifikasi lapangan menjadi momentum penting bagi Pemkab Gorontalo untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan PUG sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperkuat.
Melalui proses tersebut, pemerintah daerah juga berkesempatan memperoleh masukan dari tim verifikator Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI guna meningkatkan kualitas implementasi kebijakan pembangunan yang responsif gender.
Sofyan berharap evaluasi ini tidak sekadar menjadi proses penilaian administratif, tetapi mampu mendorong perbaikan nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, terutama dalam memastikan kebutuhan perempuan dan laki-laki terakomodasi secara proporsional.
Ia pun menginstruksikan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran teknis terkait untuk mengikuti proses verifikasi dengan serius, menyampaikan data dan informasi secara transparan serta akurat, dan menindaklanjuti setiap masukan yang diberikan tim verifikator.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gorontalo, serta sejumlah pimpinan OPD dan jajaran teknis terkait.
Pemkab Gorontalo berharap evaluasi PUG melalui PPE 2026 dapat semakin memperkuat integrasi perspektif gender dalam kebijakan dan program pembangunan daerah, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang inklusif serta memberikan manfaat yang adil bagi seluruh masyarakat.(**)















