LIMBOTO,mediasulutgo.com — Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan pentingnya sinergi antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pemerintah desa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta mempercepat pembangunan yang berpihak pada masyarakat.
Penegasan itu disampaikan saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas BPD se-Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di Grand Bukit Proja, Limboto, Jumat (16/10/2026).
Dalam sambutannya, Sofyan menyebut BPD dan kepala desa merupakan mitra strategis yang harus memiliki pemahaman serta komitmen yang sejalan untuk mendorong kemajuan desa.
“BPD dan kepala desa harus berjalan seiring. Perbedaan pandangan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan mekanisme kelembagaan, sehingga tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat maupun pembangunan desa,” tegasnya.
Ia menjelaskan, BPD memiliki tiga fungsi utama, yakni membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta mengawasi kinerja kepala desa sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Sofyan, seluruh fungsi tersebut harus dijalankan secara profesional, objektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas anggota BPD dinilai penting agar pelaksanaan tugas kelembagaan berjalan optimal.
Selain memperkuat fungsi kelembagaan, Sofyan mendorong agar program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) diselaraskan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Gorontalo.
Penyelarasan tersebut diharapkan membuat program pembangunan desa lebih terarah, saling mendukung dengan kebijakan pemerintah daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sofyan juga mengajak pemerintah desa bersama BPD untuk terus mengembangkan inovasi dalam menjawab berbagai persoalan lokal. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian di antaranya pengelolaan sampah, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan potensi unggulan desa.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terbuka untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada desa yang mampu melahirkan inovasi serta menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Melalui pelaksanaan bimtek tersebut, Sofyan berharap kapasitas anggota BPD semakin meningkat, sehingga mampu menjalankan fungsi legislasi desa, penyaluran aspirasi, dan pengawasan secara efektif.
Penguatan peran BPD juga diharapkan dapat menjaga hubungan kemitraan yang harmonis dengan pemerintah desa, memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan, serta mendorong percepatan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bimtek Peningkatan Kapasitas BPD se-Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari.(**)















