JAKARTA|Mediasulutgo.com – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam menyukseskan Pekan Nasional (PENAS) Tani Nelayan XVI Tahun 2026 kembali ditunjukkan secara nyata. Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, mewakili Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, melakukan langkah strategis dengan menyambangi langsung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Selasa (30/1/2026).
Dalam kunjungan penting tersebut, Wakil Bupati Gorontalo didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Gorontalo Risman K. Umar. Rombongan pemerintah daerah diterima langsung oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR yang dipimpin Dewi Chomistriana, S.T., M.Sc., sebagai bentuk keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung agenda nasional yang akan digelar di Bumi Gorontalo.
Turut hadir dalam pertemuan itu Asisten II Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas PU-PR Provinsi Gorontalo, serta jajaran teknis PU-PR Kabupaten Gorontalo, memperlihatkan soliditas dan kekompakan lintas pemerintahan dalam mengawal agenda besar PENAS 2026.
Kunjungan ini menjadi momentum krusial untuk memastikan kesiapan infrastruktur dasar dan penunjang sebagai tulang punggung suksesnya event nasional yang akan dihadiri puluhan ribu peserta dari seluruh penjuru Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo secara resmi menyerahkan tiga proposal strategis kepada Kementerian PUPR.
Tiga proposal tersebut mencakup penanganan dan peningkatan ruas-ruas jalan utama, rehabilitasi dan peningkatan sarana prasarana GOR David Bobihoe sebagai salah satu venue sentral kegiatan, serta pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi untuk menjamin kenyamanan dan pelayanan optimal bagi para peserta dan tamu PENAS 2026.
Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus menegaskan bahwa langkah proaktif ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, sebagaimana ditegaskan dalam rapat persiapan PENAS yang sebelumnya digelar di Ruang Dulohupa.
“Ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk tidak setengah-setengah dalam mempersiapkan PENAS 2026. Infrastruktur menjadi kunci utama, dan kami memastikan seluruh kebutuhan tersebut dikomunikasikan langsung dengan pemerintah pusat,” tegas Tonny.
Sementara itu, Kepala Dinas PU-PR Kabupaten Gorontalo Risman K. Umar menyampaikan bahwa seluruh proposal telah disusun secara komprehensif dan teknis, serta diterima langsung oleh jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.
“Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Dengan estimasi peserta mencapai sekitar 30 ribu orang dan agenda kegiatan yang padat serta berskala nasional, kesiapan infrastruktur yang optimal adalah sebuah keniscayaan,” ujar Risman.
Ia menambahkan, pertemuan ini menjadi tonggak strategis untuk mempercepat seluruh tahapan persiapan, seiring semakin dekatnya pelaksanaan PENAS 2026. Pemerintah Kabupaten Gorontalo, kata dia, berkomitmen penuh menjadikan PENAS 2026 bukan sekadar agenda nasional, tetapi juga momentum kebangkitan daerah dan etalase pembangunan Gorontalo di tingkat nasional.














