Scroll keatas untuk lihat konten
GORONTALOBOALEMO

Tingkatkan Kolaborasi Lintas Sektor, Puskesmas Botumoito Gelar Mini Lokakarya Triwulan Tiga

92
×

Tingkatkan Kolaborasi Lintas Sektor, Puskesmas Botumoito Gelar Mini Lokakarya Triwulan Tiga

Sebarkan artikel ini

BOALEMO, Mediasulutgo.com Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Botumoito menunjukkan komitmennya dalam menghadapi tantangan kesehatan dengan sukses menggelar Mini Lokakarya Lintas Sektor pada Triwulan Tiga. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat kerjasama lintas sektor guna mengatasi berbagai permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah Botumoito. Selasa (29/08/2023).

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Desa Potanga mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Hj. Sutriyani Lumula, S.ST., M.Kes., Camat Botumoito, Kapolsek, Danramil, Kapus Botumoito, para Kepala Desa, dan staf dari Puskesmas Botumoito. Diskusi-diskusi konstruktif digelar untuk membahas isu-isu kesehatan yang paling aktual dan mendesak di wilayah tersebut.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Israhmawaty Saripi, A.Md., Kes., selaku Kepala Puskesmas Botumoito, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mencapai tingkat kesehatan masyarakat yang optimal.

“Kami percaya bahwa tantangan kesehatan yang kompleks memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pihak. Melalui lokakarya ini, kami berharap dapat merumuskan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mengurangi angka penyakit di wilayah kami,”Kata Israh.

Isra, panggilan akrabnya, juga menjelaskan bahwa Puskesmas Botumoito telah melaksanakan bulan bakti Posyandu dengan hasil yang memuaskan. Meskipun cakupan pelayanan telah mencapai 100 persen, pihaknya tetap mengidentifikasi adanya kesenjangan antara jumlah penduduk dan sasaran yang telah dicapai.

“Saat ini, jumlah balita yang ada mencapai 967, dan semuanya telah diperiksa serta ditimbang oleh tenaga gizi dan tim Posyandu Puskesmas. Alhamdulillah, respon dari tingkat desa sangat positif. Kami merasa terharu atas inovasi jemput bola antara bayi/balita ke Posyandu yang diimplementasikan di wilayah Puskesmas Botumoito. Dengan adanya inovasi ini, kami dapat menghindari berulangnya kunjungan berulang kali, dan kami tidak lagi perlu melakukan pendataan manual karena semua proses difasilitasi oleh pihak Desa,” ungkapnya.

Komitmen Puskesmas Botumoito untuk melibatkan berbagai sektor dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat menjadi langkah positif dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks.

“Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Botumoito,”Harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *