Limboto|Mediasulutgo.com– Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) KTNA 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan berbagai persiapan, khususnya di bidang infrastruktur, sebagai bagian dari komitmen menyambut ribuan tamu dan peserta dari seluruh Indonesia.
Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menghadiri rapat koordinasi yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama balai-balai Kementerian Pekerjaan Umum. Senin (9/2).
Rapat ini difasilitasi oleh Asisten II Setda Provinsi Gorontalo dan dihadiri Kepala Dinas PU Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo beserta jajaran, serta Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PU.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gorontalo, Risman Umar, menjelaskan bahwa berbagai langkah persiapan infrastruktur telah dilakukan jauh hari sebagai bentuk kesiapan daerah menjadi tuan rumah Penas 2026.
“Alhamdulillah, menjelang pelaksanaan Penas 2026 pada Juni nanti, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah melakukan berbagai persiapan infrastruktur untuk memantapkan dan menyambut tamu-tamu yang akan datang ke Gorontalo. Salah satunya melalui koordinasi langsung dengan Pemerintah Provinsi dan balai-balai Kementerian PU,” ujar Risman Umar.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga menyerahkan Detail Engineering Design (DED) untuk lima kegiatan strategis yang difokuskan pada rehabilitasi kawasan sekitar GOR David–Tony sebagai pusat utama pelaksanaan Penas.
Risman Umar mengungkapkan, DED yang diserahkan terbagi dalam dua paket utama. Paket pertama merupakan DED jalan yang terdiri dari enam ruas jalan strategis yang akan difungsikan sebagai jalur VVIP maupun akses utama peserta Penas. Sementara paket kedua adalah DED rehabilitasi GOR David–Tony yang mencakup lima paket pekerjaan, mulai dari rehabilitasi gedung dan tribun GOR, dua tribun beserta dua panggung utama, area stadion, hingga pembangunan dua pintu gerbang utama.
“Seluruh DED tersebut telah kami serahkan dan diterima langsung oleh Kepala Balai BPJN Gorontalo serta Satker Prasarana Strategis Kementerian PU. Alhamdulillah, dokumen ini langsung ditindaklanjuti dengan survei lapangan bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil peninjauan lapangan menunjukkan masih terdapat sejumlah kondisi yang memerlukan perbaikan dan penyempurnaan.
“Dari hasil survei lapangan, masih ada beberapa pekerjaan yang perlu dilengkapi. Bahkan ada item pekerjaan yang semestinya masuk dalam lingkup proyek namun masih tercecer. Insyaallah hal-hal tersebut akan segera kami lengkapi agar seluruh kebutuhan infrastruktur Penas 2026 dapat terpenuhi secara optimal,” tambah Risman.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kementerian PUPR guna menghadirkan infrastruktur yang representatif, aman, dan layak.
Langkah ini sekaligus memperkuat citra Gorontalo sebagai daerah yang siap, ramah, dan mampu menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional seperti Penas KTNA 2026.














