JAKARTA|Mediasulutgo.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan. Dari total 514 kabupaten/kota se-Indonesia, hanya 75 daerah yang berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Utama, dan Kabupaten Gorontalo masuk dalam jajaran elite tersebut Penghargaan bergengsi itu Diterima Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dalam Kategori Utama UHC Awards diberikan kepada pemerintah daerah yang tidak hanya berhasil mencapai target kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tetapi juga mampu menjaga keaktifan peserta dan keberlanjutan akses layanan kesehatan bagi masyarakat
pada kegiatan Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan Data Kepesertaan JKN Januari 2026, dari total penduduk Kabupaten Gorontalo sebanyak 426.140 jiwa, tercatat 430.509 jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN atau mencapai 101,03 persen. Capaian ini menempatkan Kabupaten Gorontalo melampaui standar nasional Universal Health Coverage.
Tak hanya unggul dari sisi kuantitas, tingkat keaktifan peserta JKN di Kabupaten Gorontalo juga tergolong sangat tinggi. Sebanyak 404.844 jiwa atau sekitar 95 persen peserta tercatat aktif, sehingga dapat langsung mengakses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan tanpa hambatan.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja kolektif dan keberpihakan nyata pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat. Kami memastikan keberlanjutan kepesertaan JKN dan menjaga tingkat keaktifan peserta agar seluruh warga dapat mengakses layanan kesehatan secara optimal,” ujar Sofyan Puhi.
Lebih lanjut, bupati Sofyan menegaskan, Kabupaten Gorontalo tercatat sebagai salah satu daerah yang menuntaskan pembiayaan BPJS Kesehatan melalui subsidi penuh pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengalokasikan anggaran sekitar Rp41 miliar untuk pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat.
” Kebijakan tersebut memastikan masyarakat Kabupaten Gorontalo dapat berobat secara gratis, tanpa terbebani iuran, khususnya bagi masyarakat rentan dan kurang mampu,” ujarnya
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Afriyani Katili, menyebut masuknya Kabupaten Gorontalo dalam kategori Utama UHC Awards merupakan capaian strategis yang tidak mudah diraih.
“Dari 514 kabupaten/kota, hanya 75 daerah yang memperoleh kategori Utama. Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Gorontalo tidak hanya mencapai UHC, tetapi juga mampu menjaga kualitas kepesertaan dan keaktifan peserta JKN. Ini adalah hasil sinergi lintas sektor dan komitmen kuat pemerintah daerah,” ungkap Afriyani.
Ia menambahkan, Dinas Sosial bersama OPD terkait akan terus memastikan keberlanjutan kepesertaan JKN, khususnya bagi masyarakat rentan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang sehat, inklusif, dan sejahtera.














