LIMBOTO, mediasulutgo.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengambil langkah ekspansif dengan memperluas jejaring kerja sama internasional yang berorientasi langsung pada penciptaan lapangan kerja dan investasi. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Selasa (24/2/2026), melakukan kunjungan resmi ke Chungcheongnam-do Indonesia Office di Gedung Wisma GKBI, Jakarta.
Pertemuan strategis tersebut dihadiri Associate Professor Dr. Ir. Affandy Agusman Aris selaku Asisten Wakil Presiden Indonesia, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi bersama delegasi, serta Kepala Perwakilan Pemerintah Provinsi Chungcheongnam di Jakarta, Wonjeong Ha.
Dalam pertemuan itu, dibahas peluang kerja sama ketenagakerjaan antara Indonesia dan Provinsi Chungcheongnam melalui Chungcheong Foreigner Global Center. Sebanyak 10.156 lowongan pekerjaan dinyatakan terbuka bagi tenaga kerja Indonesia, peluang yang dinilai sangat potensial untuk dimanfaatkan daerah, termasuk Kabupaten Gorontalo, dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain sektor ketenagakerjaan, kedua pihak juga membahas rencana kerja sama pendidikan dengan universitas untuk membuka Chungcheongnam Center di Kabupaten Gorontalo. Pusat ini dirancang sebagai sentra pelatihan vokasi dan bahasa Korea, guna menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing di pasar global.
Bupati Sofyan Puhi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk memastikan setiap kerja sama internasional memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin kerja sama ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar membuka akses kerja, investasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia daerah,” tegas Sofyan Puhi.
Kunjungan tersebut menjadi penanda keseriusan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam memosisikan diri pada peta kerja sama global. Di bawah kepemimpinan Sofyan Puhi, diplomasi daerah diarahkan pada hasil konkret berupa penciptaan lapangan kerja, transfer pengetahuan, serta perluasan jaringan investasi.
Langkah ini sekaligus menegaskan strategi Kabupaten Gorontalo untuk tampil lebih kompetitif, adaptif, dan terbuka terhadap peluang internasional demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.














