Scroll keatas untuk lihat konten
GORONTALOBOALEMO

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boalemo Gelar Sosialisasi Penyesuaian Angka Kredit untuk Integrasi Pendidikan

54
×

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boalemo Gelar Sosialisasi Penyesuaian Angka Kredit untuk Integrasi Pendidikan

Sebarkan artikel ini

BOALEMO, Mediasulutgo.com Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo menggelar sosialisasi penyesuaian angka kredit dari konvensional ke integrasi di Hotel Grand Amalia pada Senin, 13 November 2023. Acara ini dibuka oleh Penjabat Bupati Boalemo, Dr. Sherman Moridu, S.Pd, MM, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Supandra Nur, ST, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Irwan Dai, M.Pd, serta narasumber Reza Nugroho dari BKN regional XI Manado. Turut hadir juga para kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Boalemo.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Boalemo, Dr. Sherman Moridu, menyoroti perubahan drastis dalam visi pendidikan secara nasional. “Visi pendidikan saat ini adalah merdeka belajar, dan ini menjadi prioritas sektor pendidikan. Kita harus menerapkan visi ini hingga ke tingkat bawah,” ungkapnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Beliau menjelaskan bahwa merdeka belajar menjadi visi dari Kementerian Pendidikan, Riset, dan Pendidikan Tinggi. Visi ini mencakup beberapa agenda, dengan regulasi utama yang perlu dipahami oleh kepala sekolah, yakni Permenpan RB No. 1 tahun 2023.

“Penting bagi para kepala sekolah untuk memahami Permen Ristekdikbud, baik No. 40 tahun 2021 maupun No. 29 tahun 2023. Kedua peraturan ini memprioritaskan kepala sekolah dan pengawas sekolah yang berasal dari guru penggerak,” jelas Pj. Bupati.

Pj. Bupati juga menegaskan bahwa guru penggerak menjadi sasaran utama dalam mewujudkan generasi unggul, sesuai dengan visi pendidikan merdeka belajar untuk menciptakan generasi emas pada tahun 2045.

Selain itu, Dr. Sherman Moridu menegaskan komitmennya terhadap eliminasi kekerasan di sekolah. Dinas Pendidikan akan segera membentuk tim pencegahan dan penanganan kekerasan di tingkat sekolah dan Kabupaten. “Tidak ada lagi kekerasan terhadap siswa. Mereka harus dilindungi, dan tindakan kekerasan tidak boleh lagi terjadi di sekolah,” tegas Pj. Bupati.

Acara ini menjadi forum penting bagi para kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Boalemo untuk memahami dan mengimplementasikan perubahan penting dalam sistem pendidikan yang diusung oleh pemerintah pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *