LIMBOTO,mediasulutgo.com – Pemerintah Kecamatan Limboto memperketat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram menyusul keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas bersubsidi. Atas instruksi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, Camat Limboto Rizal Botutihe memerintahkan seluruh lurah se-Kecamatan Limboto melakukan inspeksi mendadak ke seluruh pangkalan LPG 3 Kg di wilayah masing-masing.
Sidak dilaksanakan selama dua hari, Selasa hingga Rabu, 25 Februari, dengan menyasar seluruh pangkalan LPG 3 Kg. Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi gas bersubsidi tepat sasaran serta mencegah praktik penimbunan dan penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi.
Rizal Botutihe menegaskan pemerintah kelurahan wajib turun langsung ke lapangan, melibatkan unsur penegak hukum, mendokumentasikan seluruh temuan, serta melaporkan hasil sidak secara berkala. Pihak kecamatan juga menyatakan kesiapan untuk mendampingi langsung pelaksanaan pengawasan di lapangan.
“Kami tidak ingin ada ruang bagi praktik penimbunan atau permainan harga. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegas Rizal Botutihe.
Sementara itu, Lurah Hepuhulawa Saiful Pakaya menyampaikan sidak di wilayahnya merupakan tindak lanjut atas keresahan warga. Dari hasil pemeriksaan terhadap 16 pangkalan LPG 3 Kg di Kelurahan Hepuhulawa, tidak ditemukan pangkalan yang memberikan ruang kepada pengecer untuk menjual kembali gas bersubsidi dengan harga tinggi.
“Dari 16 pangkalan yang kami sidak, tidak ditemukan pangkalan nakal. Namun ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pangkalan. Jika ditemukan pelanggaran, sanksinya jelas, yakni pencabutan izin,” ujar Saiful Pakaya.
Sidak dilakukan melalui kolaborasi pemerintah kelurahan bersama unsur keamanan, termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Pemerintah menegaskan, LPG 3 Kg diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan pengawasannya akan terus diperketat guna melindungi kepentingan warga.














