Trump Setujui Gencatan Senjata Iran Dua Pekan
WASHINTON,mediasulutgo.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyetujui penangguhan serangan udara terhadap Iran selama dua minggu, menyusul adanya proposal gencatan senjata 14 hari dari pihak mediator konflik.
Keputusan itu diambil setelah komunikasi intensif dengan pemimpin Pakistan yang berperan sebagai penengah antara Washington dan Teheran. Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan telah berbicara langsung dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif serta Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir.
“Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Pakistan dan permintaan mereka agar saya menahan kekuatan destruktif yang dikirim malam ini ke Iran, serta dengan syarat Iran membuka Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman, saya setuju menangguhkan serangan selama dua minggu,” ujar Trump.
Trump menegaskan bahwa kesepakatan ini bersifat dua arah, dengan kedua pihak sepakat menahan diri demi memberi ruang bagi proses diplomasi. Ia juga menyebut bahwa Amerika Serikat telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai cukup untuk menjadi dasar negosiasi lanjutan.
Menurutnya, sebagian besar isu yang sebelumnya menjadi sumber ketegangan telah menemukan titik temu. Masa dua minggu tersebut akan dimanfaatkan untuk merampungkan kesepakatan yang lebih permanen.
Konflik antara Amerika Serikat dan Iran sendiri bermula sejak akhir Februari, ketika serangan militer dilancarkan oleh AS bersama Israel terhadap target di Iran. Serangan tersebut kemudian dibalas oleh Teheran dengan aksi militer ke Israel dan sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.
Eskalasi konflik itu berdampak luas, termasuk mengguncang stabilitas global serta mendorong lonjakan harga minyak dunia. Ribuan korban jiwa dilaporkan berjatuhan, sementara jutaan warga terpaksa mengungsi akibat serangan yang meluas hingga ke wilayah Lebanon.
Sebelumnya, Trump sempat memperingatkan bahwa kehancuran besar bisa terjadi jika Iran tidak segera mencapai kesepakatan. Pernyataan tersebut mencerminkan tingginya tensi yang sempat memuncak sebelum adanya kesepakatan sementara ini.
Gencatan senjata selama dua minggu kini dipandang sebagai langkah strategis untuk meredakan konflik sekaligus membuka jalan bagi penyelesaian diplomatik yang lebih komprehensif antara Washington dan Teheran. Seiring pengumuman tersebut, pasar energi dan mata uang global mulai menunjukkan stabilitas setelah sempat bergejolak akibat perang.(*)















