BOLMONG RAYABOLMUTKESEHATANSULUT

Boltara Dorong Pembaruan Inovasi Penurunan Stunting Lewat Metode KLIK WIHAJI

×

Boltara Dorong Pembaruan Inovasi Penurunan Stunting Lewat Metode KLIK WIHAJI

Sebarkan artikel ini

BOLTARA,mediasulutgo.com — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kembali diperkuat melalui pengembangan metode inovatif bernama KLIK WIHAJI, singkatan dari Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Indonesia Sehat Keluarga Jauh dari Risiko Stunting.

Metode ini diperkenalkan oleh Dinas PPKBPPPA sebagai jawaban atas masih tingginya keluarga berisiko stunting di daerah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala Dinas PPKBPPPA Boltara Yani Lasama melalui Kabid KBKS Zulkifli Masuara menjelaskan, KLIK WIHAJI dirancang sebagai mekanisme kerja terpadu yang menyatukan seluruh kekuatan lintas sektor—mulai dari kesehatan, pendidikan, pangan, sosial, hingga pemerintah desa—dalam satu sistem yang mampu mendeteksi, mendampingi, dan menurunkan risiko stunting secara lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Pendekatan ini digagas untuk memperkuat ketepatan intervensi bagi keluarga berisiko, utamanya ibu hamil, balita, busui, dan calon pengantin.”Jelas Masuara.

Melalui metode ini, ungkap Masuara, kolaborasi antarperangkat daerah menjadi lebih terarah sehingga setiap keluarga berisiko dapat menerima intervensi sesuai kebutuhannya.

“Integrasi ini juga memastikan data keluarga lebih akurat, pendampingan intensif, serta layanan kesehatan, gizi, dan sosial dapat diakses secara merata.”ujarnya

Selain memperkenalkan metode KLIK WIHAJI, Dinas PPKBPPPA juga memetakan empat isu strategisyang menjadi hambatan utama percepatan penurunan stunting di Boltara. Pertama, tingginya jumlah keluarga berisiko yang belum teridentifikasi optimal. Kedua, kolaborasi lintas sektor yang belum sepenuhnya terintegrasi sehingga intervensi berjalan sendiri-sendiri. Ketiga, masih rendahnya perilaku hidup sehat dan pengetahuan keluarga terkait gizi, sanitasi, dan pola asuh. Keempat, pemanfaatan data yang belum optimal sehingga proses perencanaan dan pengambilan keputusan kurang responsif.

“Dengan hadirnya KLIK WIHAJI, kami menargetkan terbentuknya sistem penanganan stunting yang lebih solid dan merata di seluruh wilayah Boltara. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong penurunan signifikan jumlah keluarga berisiko serta memperkuat terwujudnya Indonesia sehat, khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.”tutupnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *