KAB GORONTALOEKONOMI BISNISGaya Hidup

Pemkab Gorontalo dan BPJN Tinjau Ruas Jalan Pendukung PENAS XVI 2026

×

Pemkab Gorontalo dan BPJN Tinjau Ruas Jalan Pendukung PENAS XVI 2026

Sebarkan artikel ini

LIMBOTO,mediasulutgo.com — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gorontalo, Kisman Ishak, mendampingi tim dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo dalam kegiatan peninjauan sejumlah ruas jalan kabupaten yang diusulkan sebagai akses pendukung pelaksanaan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVI Tahun 2026.

Peninjauan lapangan dilakukan di beberapa titik strategis di wilayah Limboto dan Telaga Cs, yang direncanakan menjadi lokasi utama kegiatan nasional tersebut.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut Kisman Ishak, langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk memastikan kesiapan infrastruktur, khususnya akses jalan, dalam menyambut ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

“Kabupaten Gorontalo ditetapkan sebagai tuan rumah PENAS 2026. Karena itu, sejak dini kami bersama pihak balai melakukan verifikasi dan pemetaan ruas-ruas jalan yang perlu ditingkatkan kualitasnya untuk mendukung kelancaran kegiatan,” ujar Kisman, Selasa (11/11/2025).

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR melalui BPJN Gorontalo guna memastikan dukungan teknis dan anggaran bagi peningkatan infrastruktur menuju lokasi utama acara.

“Dari hasil peninjauan, ada beberapa ruas prioritas yang akan segera kita usulkan untuk ditangani, agar semua siap sebelum pelaksanaan pada Juni 2026,” tambahnya.

Sebagai informasi, PENAS XVI Tahun 2026 akan menjadi momentum besar bagi Kabupaten Gorontalo, karena diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 5.000 hingga 6.000 petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap pelaksanaan PENAS tidak hanya berjalan sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan, terutama bagi sektor pertanian, perikanan, dan UMKM lokal.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *