LIMBOTO, mediasulutgo.com — Pemerintah Kabupaten Gorontalo menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi anak dan perempuan melalui peluncuran program inovatif bertajuk “MARYAM GO!” yang digagas langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi.
Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan berbasis keluarga. MARYAM GO merupakan akronim dari “Mari Lindungi dan Sayangi Anak dan Perempuan Gorontalo.”
Program tersebut dikembangkan melalui GEMES (Gerakan Enam Es) yang mencakup enam pilar aksi nyata: Spiritual, Sehat, Selesai Stunting, Sukses Sekolah, Sama dan Setara, serta Sejahtera. Enam pilar ini dirancang untuk memperkuat ketahanan keluarga, menekan angka kekerasan, serta meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak.
Peluncuran program berlangsung di halaman Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Rabu (22/10/2025), dan dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk Kepala Biro SDM Polda Gorontalo, Kepala Kejaksaan Negeri Limboto, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Dandim 1315, Kapolres Gorontalo, serta Sekda Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, Maryam Sofyan Puhi menegaskan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap masih rentannya perlindungan anak dan perempuan di lingkungan keluarga.
“Keluarga adalah fondasi dari setiap impian besar. Namun di sanalah kadang anak dan perempuan paling rentan. MARYAM GO! hadir untuk mengubah itu,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari peluncuran program, Pemkab Gorontalo menandatangani MoU Kabupaten Layak Anak bersama PT Bank SulutGo dan SPN Polda Gorontalo. Selain itu, dibentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di setiap desa, pengaktifan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga), serta pembentukan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).
“MARYAM GO! bukan sekadar program, tapi gerakan sosial berbasis empati dan tanggung jawab. Karena setiap anak adalah anak kita,” tutup Ny. Maryam Sofyan Puhi.














