penas

boltara
GORONTALOEKONOMI BISNISHEADLINESKAB GORONTALO

Konfederasi Kasbi Minta Pemda Selesaikan Polemik PT PG Gorontalo & Masyarakat Tolangohula

×

Konfederasi Kasbi Minta Pemda Selesaikan Polemik PT PG Gorontalo & Masyarakat Tolangohula

Sebarkan artikel ini
Kasbi

GORONTALO|mediasulutgo.com — Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk sesegera mungkin menyelesaikan polemik yang terjadi antara perusahaan PT PG Gorontalo dan masyarakat Tolangohula.

“Terkait polemik yang terjadi antara perusahaan PT PG Gorontalo dan masyarakat Tolangohula saya selaku selaku sekretaris wilayah konfederasi Kasbi Provinsi Gorontalo meminta kepada pemerintah daerah untuk sesegera mungkin menyelesaikan persoalan yang terjadi”ungkap Sekretaris Wilayah Konfederasi Kasbi Provinsi Gorontalo Irfan Patilah, saat bersua dengan media ini, Kamis (9/2/2023).

Advertisement
Kasbi
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurutnya, penutupan akses jalan oleh sebagian masyarakat Tolangohula sangat berdampak langsung pada para pekerja yang ada diperusahan tersebut.

BACA JUGA  Batas Lapor SPT Pajak 2025 Berakhir Hari Ini, Telat Kena Denda

“Saat ini sebagian masyarkat Tolangohula melakukan penutupan akses jalan desa sehingga tidak bisa di lalui oleh kendaraan perusahaan yg tentunya berdampak juga pada para pekerja/buruh yg menggantungkan hidupnya di perusahaan tersebut. Terutama para penebang tebu.”jelas Irfan.

Irfan menambahkan, Pihaknya melihat dari sisi kemanusiaan di mana perusahaan PT PG Gorontalo ini mempunyai ribuan karyawan yg mencari nafkah di perusahaan tersebut.

BACA JUGA  Harga Minyak Global Melonjak, BBM Pertamina Bikin Kaget

“Ini terkait kemaslahatan hidup orang banyak maka untuk itu kami meminta kepada pemda Gorontalo untuk segera mungkin mencarikan solusi terbaik agar persoalan ini tidak berlarut larut.”tuturnya.

Seperti diketahui polemik yang terjadi antara perusahaan PT PG Gorontalo dan masyarakat Tolangohula Buntut Pembongkaran Plat Duiker hingga kini terus memanas. Akibat dari polemik tersebut, sejumlah masyarakat melakukan penutupan jalan akses yang dilalui kenderaan perusahan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *