Scroll keatas untuk lihat konten
BOLMUTBOLMONG RAYAHEADLINES

41 Sertifikat Tanah Diserahkan Ke Warga Goyo

43
×

41 Sertifikat Tanah Diserahkan Ke Warga Goyo

Sebarkan artikel ini

BOLMUT,|mediasulutgo.com — Sedikitnya 41 Sertifikat tanah diserahkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kepada masyarakat Goyo Desa Ollot II Kecamatan Bolangitang Barat.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung Kepala BPN/ATR Bolmut Djamaludin, saat pembukaan acara Mufakat Perubahan dan Haul Gus Dur ke-13 yang digagas oleh Kawan Perubahan, Selasa (27/12/2022).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pada kesempatan itu Djamaludin mengatakan, pembagian Sertifikat dibagi dalam dua tahap. “Tahap pertama ini, sebanyak 41 Sertifikat yang dibagikan, nanti ada lagi tahap selanjutnya,” kata Djamaludin.

Dirinya menjelaskan, porses diterbitkannya Sertifikat tersebut merupakan hasil evaluasi serta kerjasama dan bantuan dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bolmut, serta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bolmut.

“Berkat kerjasama dan koordinasi yang baik antara kami (Pihak BPN) dan Kejari Bolmut serta Disnakertrans, Alhamdulillah Sertifikat ini bisa diterbitkan,” ungkapnya.

Pantauan media ini, penyerahan sertifikat tanah itu disambut masyarakat Goyo dengan penuh antusias.

Seperti diketahui, lebih dari sepuluh tahun, masyarakat yang sebagian besar merupakan transmigran, tak memiliki Sertipikat lahan yang ditempati.

Welas, warga Goyo saat diwawancarai menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat membantu mewujudkan keinginan masyarakat Goyo.

“Kepada BPN Bolmut, Kejari, Disnakertrans dan lebih khusus kepada Kawan Perubahan yang dari awal telah membantu bahkan menggagas kegiatan yang meriah ini,” ucapnya.

“Semoga kedepan, bisa lebih dari ini. Sekali lagi ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Kawan Perubahan yang menaruh perhatian khusus terhadap masyarakat Goyo,” tuturnya.

Diketahui, acara Mufakat Perubahan dan Haul Gus Dur ke-13 yang digagas oleh Kawan Perubahan tersebut dilaksanakan hingga Jumat (30/12/2022), dengan sejumlah rangkaian kegiatan diskusi pertanian, pembangunan, hingga pengembangan Desa wisata, serta Dzikir bersama.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *